harris
BatamPeristiwa

Lemas Terbaring di Bakau Barelang, Tangan Natalia Perlahan Terangkat Saat Dengar Pluit SAR

114
×

Lemas Terbaring di Bakau Barelang, Tangan Natalia Perlahan Terangkat Saat Dengar Pluit SAR

Share this article
Tim SAR gabungan mengevakuasi Natalia
Tim SAR gabungan mengevakuasi Natalia
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kesunyian di kawasan perairan Pulau Teluk Ara mendadak pecah oleh suara tiupan pluit yang melengking.

Dari atas perahu, salah seorang personel Polsek Sagulung yang terlibat dalam pencarian menajamkan pandangan ke arah rimba bakau. Di sana, tubuh Natalia (20) terbaring tak berdaya di tepi pantai

Namun, tepat saat pluit bernada nyaring itu berbunyi, sebuah keajaiban kecil terjadi di tengah keputusasaan.

BACA JUGA:  Sosok Yuangki: Pengusaha Senior yang Sempat Teken MoU Proyek Pasar Induk Jodoh Kini Diburu Bareskrim

“Waktu melihat tubuh terbaring, anggota membunyikan pluit. Nah, saat itu dia mengangkat tangan. Kondisinya lemas,” ungkap Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, Selasa (25/8/2026) siang.

Gerakan perlahan dari jemari Natalia yang terangkat ke udara menjadi isyarat kehidupan paling berharga.

Isyarat singkat itu mematahkan kekhawatiran tim gabungan yang sempat menduga aksi nekat Natalia melompat dari Jembatan 1 Barelang, Batam, pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB berakhir tragis.

BACA JUGA:  Polda Kepri Tetapkan 3 Tersangka Bentrok Sengketa Lahan di Pulau Setokok Batam

Keberhasilan penemuan Natalia berjarak sekitar 21 km dari Pos SAR Batam tak lepas dari kejelian tim membaca pergerakan alam. Berdasarkan barang-barang korban yang ditemukan di koordinat 0°58’55.16″N 104°2’29.74″E, pencarian langsung difokuskan menyisir rute arus laut.

Kepala Pos SAR Batam, Dedius, menyebut Natalia sangat beruntung dapat bertahan hidup mengingat reputasi Jembatan 1 Barelang yang kerap memakan korban jiwa.

BACA JUGA:  Pencari Ikan Hilang Jatuh ke Laut di Pantai Mukalimus Karimun, Tim SAR Gelar Operasi Pencarian