harris
NatunaPeristiwa

Saat Bunga Semangkok Hampir Membayar Nyawa, Cerita 4 Warga Natuna Terjebak di Gunung Bedung

1111
×

Saat Bunga Semangkok Hampir Membayar Nyawa, Cerita 4 Warga Natuna Terjebak di Gunung Bedung

Share this article
Tim SAR Natuna dan warga lokal mengevakuasi empat warga yang tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung.
Tim SAR Natuna dan warga lokal mengevakuasi empat warga yang tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung.
banner 468x60

Suara telepon seluler pada Senin siang (24/8/2026) itu menjadi kabar terakhir dari Hutan Gunung Bedung, Natuna. Wardi (39), Supriadi (44), Arudin (40), dan Irfan (40) menghubungi keluarga dengan nada riang, buah kembang semangkok yang mereka cari sudah ditemukan.

Rencana awal untuk segera pulang usai kabar bahagia itu mendadak sirna. Ketika malam berganti pagi dan hari melintasi tenggat, keempatnya tak kunjung kembali.

BACA JUGA:  Helm Biru Muda di Atas Scoopy Jadi Saksi Bisu Aksi Nekat Natalia di Jembatan 1 Barelang

Kisah berawal sejak subuh, sekitar pukul 04.00 WIB. Dengan bekal seadanya, empat pencari hasil hutan ini menembus rimbunnya belantara di sebelah Sujung, kawasan galian Pengadah.

Namun, belantara Gunung Bedung menyimpan medannya sendiri. Alur berbukit yang terjal dan vegetasi lebat yang perlahan menyesatkan arah langkah mereka.

Basarnas Natuna sebelum melakukan pencarian.

Kepanikan keluarga yang menanti hingga hari Rabu (26/8/2026) akhirnya bermuara pada laporan resmi dari Lurah Ranai Darat, A. Era Juein Marisa, ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna pukul 14.30 WIB. Respon cepat langsung bergulir.

BACA JUGA:  Pengakuan Tersangka Bentrokan Batam, Dari Seruan Penyerangan Hingga Hujan Peluru Senapan

Operasi SAR digelar melintasi medan sejauh 36,3 kilometer dari markas utama, melibatkan sinergi antara Tim SAR Natuna, Polres Natuna, KUPS Geosite Gunung Ranai, hingga masyarakat lokal Desa Selemam.

Selama lebih dari empat hari di dalam hutan dengan perbekalan yang kian menipis, keempat warga tersebut bertahan hidup di tengah kerasnya alam.

BACA JUGA:  Natalia Selamat! Karyawati yang Jatuh dari Jembatan 1 Barelang Ditemukan Hidup oleh Tim SAR Gabungan

Titik terang berhembus pada Jumat pagi (28/8/2026). Setelah menyusuri jalur terjal menggunakan motor rescue trail dan menembus hutan selama hampir 5 jam perjalanan dari Desa Selemam, tim gabungan akhirnya menemukan keempatnya pada pukul 10.15 WIB di koordinat 3°59’20” U 108°13’5″ BT.