BatamNarkobaZona Headline

Fahrizal Divonis Seumur Hidup, Nekat Jadi Kurir Sabu di Batam Demi Sekolah Adik

266
×

Fahrizal Divonis Seumur Hidup, Nekat Jadi Kurir Sabu di Batam Demi Sekolah Adik

Share this article
Palu hakim. (Ilustrasi)
banner 468x60

Ingin cari uang untuk biaya sekolah adik dan renovasi makam ibu

Fakta persidangan menampilkan jika Fahrizal nekat menjadi kurir sabu karena sedang butuh uang

Awal Agustus 2023, Fahrizal bertemu dengan Edi (DPO), dan ia bercerita sedang mencari pekerjaan

“Ada tidak kerjaan untuk saya, karena orang di kampung butuh uang, untuk biaya adek sekolah dan renovasi makam ibu,” kata Fahrizal kepada Edi.

BACA JUGA:  Lanal Ranai Bongkar "Kapal Horor" KM Bintang Sejahtera 10: Isinya Narkoba, BBM Ilegal, hingga Senjata

Kata-kata ini merupakan isi dari BAP yang dipaparkan dalam persidangan sebelumnya.

Edi menawarkan pekerjaan menjadi kurir sabu. Ia juga sudah mewanti Fahrizal jika resikonya sangat besar.

Fahrizal bahkan butuh waktu tiga hari berpikir sebelum memutuskan mengambil pekerjaan menjadi kurir sabu

Edi kemudian menghubungkan Fahrizal dengan bandar sabu asal Malaysia. Sejumlah instruksi ia lakukan untuk menjadi kurir sabu tersebut.

BACA JUGA:  Pembatasan Medsos Anak: Antara Proteksi Negara dan Tanggung Jawab Literasi yang Terabaikan

Mulai dari mencari mobil, menuju Pelabuhan Sagulung dan berhubungan dengan tekong kapal yang mengangkut sabu tersebut.

Usai menerima barang dari tekong, hanya beberapa saat ia diringkus Satresnarkoba Polresta Barelang.

Fahrizal tertangkap tangan membawa dua tas ransel berisi 40 paket narkoba sabu yang dibungkus.

Fahrizal sebelumnya akan membawa narkoba itu ke Jakarta untuk diserahkan ke pembeli (Geraldi) yang sudah diperintahkan oleh bandar narkoba Malaysia itu.