NasionalZona Headline

Efisiensi atau Penindasan? Pemangkasan Anggaran Picu Demonstrasi Besar

1452
×

Efisiensi atau Penindasan? Pemangkasan Anggaran Picu Demonstrasi Besar

Share this article
Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI melakukan aksi bertajuk 'Indonesia Gelap' di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Senin (17/2/2025). (Tribunnews/Irwan Rismawan)
banner 468x60

Di tengah hujan yang mengguyur kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, seorang orator mahasiswa menyuarakan kegelisahannya terhadap kebijakan pemerintah.

“Akibat kebijakan pemerintah, ada anak yang terpaksa putus kuliah karena orang tuanya di-PHK. Derasnya hujan sore ini adalah tanda derasnya tangisan petani dan nelayan yang digusur akibat proyek strategis nasional,” serunya lantang.

BACA JUGA:  Terombang-ambing 6 Jam di Tengah Laut Anambas, Begini Detik-detik Penyelamatan Dramatis Hasan dan Evan

Sarah, mahasiswa dari UPN Veteran Jakarta, juga menyampaikan keresahannya. Ia menyoroti pemotongan dana pendidikan yang besar, sementara anggarannya tidak jelas peruntukannya.

“Ada penambahan staf khusus hanya karena kedekatan dengan presiden. Lalu, kebijakan elpiji 3kg yang justru membuat masyarakat miskin semakin sengsara. Kami tidak bisa diam melihat ketidakadilan ini,” tegasnya.

Pengamanan Ketat: Ribuan Personel Diterjunkan

BACA JUGA:  Panduan Praktis: Cara Bayar Pajak Kendaraan di Kepri Secara Online, Manfaatkan Diskon Tahun 2026!

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.623 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi ini. Petugas disebar di sekitar Bundaran Patung Kuda Monas hingga Istana Negara. Penutupan jalan dengan beton dilakukan untuk menghalangi massa aksi mencapai titik utama demonstrasi.

Susatyo menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Jika jumlah massa meningkat dan eskalasi memanas, arus lalu lintas ke Istana Negara akan dialihkan guna menghindari kemacetan dan potensi konflik.