“Mereka sengaja mengubah menjadi berita palsu bahwa direkomendasikan oleh Kominfo. Sudah judul berita dimanipulasi, disebarkan pula,” kata Alfons.
Karya Anak Bangsa
Alfons menyayangkan aksi mbalelo Elalo. Layanan mereka sebetulnya bisa menjadi kebanggaan namun dalam prakteknya melakukan tindakan kurang terpuji.
Elaelo semestinya mencontoh karya anak bangsa lainnya, salah satunya Palapa yang dibuat oleh Gildas dan Onno W. Purbo. Palapa punya kemampuan mumpuni dan bisa menyaingi platform chat milik raksasa teknologi dengan cara etis dan terpuji.
“Palapa menyediakan platform chat yang bisa jadi saingan Whatsapp, Telegram atau Signal. Platform ini karya anak bangsa dan tidak melakukan tindakan tidak terpuji dalam menjalankan penyebaran informasi layanannya. Dan hebatnya lagi mereka selain mengutamakan sekuriti / pengamanan maksimal usernya juga melakukan self funding dalam memberikan layanannya,” pungkas Alfons.













