HukumNasionalZona Headline

Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK: Jejak Panjang Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap PAW

277
×

Dari Sekjen PDIP ke Tersangka KPK: Jejak Panjang Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap PAW

Share this article
Hasto Kristiyanto. (detikom)
banner 468x60

Di PDIP, kariernya terus melejit. Hasto menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal sejak 2009 sebelum akhirnya menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai Sekjen pada 2014. Ia juga menjadi salah satu figur penting dalam kampanye Pilpres 2014 yang memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Pada Kongres V PDIP di Bali pada 2019, Hasto kembali dipercaya menjabat sebagai Sekjen untuk periode kedua (2019-2024). Namun, perjalanan politiknya kini tercoreng oleh dugaan keterlibatan dalam kasus suap.

BACA JUGA:  KPK Temukan Celah di Proyek Natuna, Kontraktor dan Pengawas Diperingatkan!

Rangkaian Dugaan Suap PAW

Kasus ini bermula saat Harun Masiku, caleg PDIP yang hanya memperoleh 5.878 suara di Pileg 2019, gagal merebut kursi DPR dari Riezky Aprilia yang mendapat 44.402 suara. Namun, Harun tetap diupayakan untuk menggantikan Nazarudin Kiemas, caleg PDIP lainnya yang meninggal dunia.

Setyo mengungkapkan, Hasto secara aktif mencoba memengaruhi Riezky agar mundur dari jabatannya sebagai caleg terpilih. “Namun, upaya tersebut ditolak mentah-mentah oleh Riezky Aprilia,” ujarnya.

BACA JUGA:  Breaking News: Jembatan 1 Barelang Kembali Mencekam, Operator Perusahaan Melompat, Sehari Sebelumnya Aksi Ibu-Ibu Berhasil Digagalkan

Dugaan suap kepada Wahyu Setiawan dan pihak terkait menjadi langkah terakhir untuk memastikan Harun dapat duduk di kursi DPR. Kasus ini menjadi sorotan lantaran Harun Masiku hingga kini masih buron.