Gudangberita.co.id, Natuna – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan protes tegas terhadap mekanisme penyaluran bantuan pangan yang dinilai tidak manusiawi bagi warga lanjut usia.
Protes itu ia sampaikan langsung di tengah kegiatan penyaluran bantuan di Kantor Kelurahan Ranai, Rabu (22/7/2025), setelah melihat sejumlah lansia harus datang sendiri dan memikul beras seberat 20 kilogram.
“Kalau ibu-ibu ini sudah renta, bagaimana mau bawa pulang beras? Kan bisa diwakilkan kepada anggota keluarga,” tegas Cen Sui Lan di hadapan petugas penyalur.
Momen itu terjadi sesaat sebelum bantuan mulai disalurkan. Bupati Cen yang hadir meninjau langsung, tampak geram ketika melihat beberapa lansia dalam kondisi lemah, bahkan ada yang masih dalam kondisi pemulihan medis, tetap diwajibkan hadir untuk menerima bantuan beras.
Merespons kondisi itu, Cen langsung memerintahkan perubahan skema penyaluran. Ia berkoordinasi dengan Bulog dan Dinas Pertanian serta Ketahanan Pangan Natuna untuk segera memperbaiki prosedur distribusi.
“Mulai besok, pengambilan bantuan beras di kelurahan atau desa bisa diwakilkan oleh anggota keluarga. Jangan dipaksa orangtua yang sudah sepuh harus panggul beras. Kan masih ada yang muda-muda,” lanjutnya.













