BatamPerspektifZona Headline

Apa yang Salah dari Batam dan Apa yang Benar dari Singapura?

137
×

Apa yang Salah dari Batam dan Apa yang Benar dari Singapura?

Share this article
Gedung-gedung di Singapura dilihat dari Kecamatan Belakang Padang, Batam. (Foto: Pinterest)
banner 468x60

Batam memiliki pelabuhan, bandara, dan kawasan industri yang berkembang, tetapi integrasinya belum optimal. Kecepatan layanan, kepastian jadwal, dan efisiensi logistik masih menjadi tantangan yang menggerus daya saing.

Kelima, Singapura unggul dalam stabilitas hukum. Penegakan hukum yang konsisten, transparan, dan prediktabel membuat mereka menjadi tempat persinggahan modal internasional. Batam sebaliknya masih menghadapi problem lahan, sengketa izin, serta regulasi yang berubah-ubah.

BACA JUGA:  Setelah 3 Tahun Dinanti, GBKP Batam Kota Akhirnya Terima Sertifikat HGB Lahan Gereja dari BPN

Pertanyaan akhirnya kembali pada Batam: apakah semua ini berarti Batam tidak memiliki peluang? Tentu tidak. Batam punya lokasi strategis, kawasan industri terbangun, dan tenaga kerja yang dinamis. Yang diperlukan adalah pembenahan mendasar: konsolidasi tata kelola, konsistensi regulasi, pembangunan SDM, serta transformasi ekonomi menuju sektor bernilai tambah tinggi.

Sementara Singapura sudah menunjukkan “apa yang benar”, Batam harus berani mengakui “apa yang salah” untuk memperbaiki jalur pertumbuhannya.

BACA JUGA:  RT/RW Batam Dilibatkan Tagih Pajak Motor, Ombudsman Kepri: Jangan Seperti Debt Collector!

Karena pada akhirnya, kemajuan bukan hanya soal potensi, tetapi soal bagaimana potensi itu dikelola. Batam punya kesempatan untuk mengejar, tetapi hanya jika reformasi dilakukan secara nyata dan tanpa kompromi. (redaksi)