Gudangberita.co.id, Batam – Jagat media sosial di Kota Batam mendadak dihebohkan oleh unggahan video singkat yang memperlihatkan kondisi plafon lorong yang mengelupas dan berlubang di SMP Negeri 20 Batam.
Video yang viral tersebut langsung memicu polemik liar terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2025 di sekolah tersebut.
Sorotan tajam ini bermula dari rangkaian video yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Rio Bastian. Mengatasnamakan hak kontrol sosial masyarakat sebagai pembayar pajak, Rio menyoroti kondisi fisik plafon dan mengaitkannya dengan data penggunaan Dana BOSP SMPN 20 Batam yang disebutnya mencapai Rp507 juta untuk komponen pemeliharaan sarana dan prasarana.
Tak tanggung-tanggung, akun tersebut bahkan mengunggah konten di depan Kantor Kejaksaan dengan narasi berencana melaporkan Kepala SMPN 20 Batam atas dugaan penyimpangan anggaran.
Menanggapi bola liar di media sosial, Kepala SMPN 20 Batam, Tengku Fetti Aryani, S.Pd., bersama bendahara sekolah langsung mendatangi Sekretariat PWI Batam untuk memberikan klarifikasi resmi.
Fetti menyayangkan narasi sepihak yang beredar tanpa adanya konfirmasi langsung ke pihak sekolah terlebih dahulu.













