Gudangberita.co.id, Batam – Alih-alih menikmati malam minggu dengan tenang, Wakil Wali Kota sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, justru harus menghabiskan malam minggunya dengan perasaan campur aduk.
Berawal dari laporan warga, Li kedapatan termenung lesu saat meninjau langsung Terowongan (Underpass) Pelita pada Sabtu (13/6/2026) malam kemarin.
Momen “melow” sang Wakil Wali Kota ini dipicu oleh ulah nekat oknum pencuri besi—atau yang populer dijuluki warga sebagai “rayap besi” yang tega merusak fasilitas publik yang tengah dipercantik oleh pemerintah.
Didampingi oleh Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Li hanya bisa memandangi titik drainase yang kini menganga akibat material besinya digondol maling.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (14/6/2026) siang, Li Claudia tidak bisa menyembunyikan rasa sedih dan kecewanya yang mendalam atas insiden subuh buta tersebut.
“Tadi malam saya turun langsung bersama tim ke Terowongan Pelita. Dengan perasaan yang cukup sedih dan prihatin, kami melihat fasilitas umum yang sedang kami perbaiki dan percantik demi kenyamanan masyarakat justru dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Li Claudia dalam curhatannya di media sosial.













