BatamZona Headline

Dilarang Liput Aksi Sendiri, Jurnalis di Batam Protes Tindakan Berlebihan Oknum Kepolisian

3
×

Dilarang Liput Aksi Sendiri, Jurnalis di Batam Protes Tindakan Berlebihan Oknum Kepolisian

Share this article
Aksi Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia oleh AJI Batam dkk diwarnai intimidasi di depan Pemko Batam, Senin (4/5/2026).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Sebuah ironi besar terjadi di jantung Kota Batam tepat pada peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, Senin (4/5/2026). Sejumlah jurnalis yang tengah menggelar aksi damai untuk menuntut ruang demokrasi justru mendapat perlakuan intimidatif dari oknum kepolisian yang melarang mereka mendokumentasikan aksi mereka sendiri.

Tindakan berlebihan oknum aparat tersebut memicu protes keras dari berbagai organisasi profesi jurnalis yang tergabung dalam Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad: Media Sosial Harus Jadi Ruang Silaturahmi, Bukan Pemicu Konflik

Ketegangan memuncak di depan Kantor Pemerintah Kota Batam saat seorang oknum polisi mencoba menghentikan aktivitas jurnalis foto. Padahal, para jurnalis tersebut sedang menjalankan tugas profesi sekaligus menyampaikan aspirasi terkait perlindungan pers.

“Jangan ngambil foto,” gertak oknum tersebut sebagaimana ditirukan oleh massa aksi di lapangan. Tak hanya larangan dokumentasi, aparat juga berupaya memindahkan paksa lokasi aksi meski para jurnalis sudah berkoordinasi sebelumnya terkait kendala cuaca hujan.

BACA JUGA:  Dominasi Pekerja Lokal di PT Saipem Capai 64%, Sektor UMKM Karimun Ikut Terkerek Naik

Koordinator KKJ Kepri, Muhamad Ishlahuddin, menilai insiden ini bukan sekadar persoalan teknis di lapangan, melainkan indikasi kuat adanya upaya pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi.