Gudangberita.co.id, Jakarta – Kabupaten Karimun benar-benar sedang menjadi primadona investasi di wilayah perbatasan. Tak tanggung-tanggung, angka investasi asing yang masuk ke Bumi Berazam tembus Rp21,01 triliun.
Kondisi yang sedang “wangi” ini tak disia-siakan oleh Bupati Karimun, H. Ing. Iskandarsyah, yang langsung bergerak cepat (gercep) melobi pemerintah pusat.
Iskandarsyah terpantau menyambangi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta untuk mendesak penguatan kelembagaan Badan Pengusahaan (BP) Karimun. Langkah ini dilakukan agar momentum investasi triliunan rupiah tersebut tidak menguap begitu saja.
Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Elen Setiadi, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa Karimun ogah hanya menjadi penonton dalam agenda strategis nasional.
“BP Karimun harus diperkuat secara kelembagaan agar mampu menjadi lokomotif investasi. Ini bukan hanya untuk kepentingan daerah, tetapi kontribusi nyata Karimun terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Iskandarsyah dengan penuh optimisme.
Data BKPM (LKPM 2025) memang menunjukkan performa Karimun yang luar biasa. Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp21,01 triliun, dengan total nilai investasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) diperkirakan menyentuh Rp22 triliun.













