KarimunZona Headline

Peluk Terakhir di Coastal Area: Lili Pergi Selamanya, Tinggalkan Dua Buah Hati yang Masih Kecil

196
×

Peluk Terakhir di Coastal Area: Lili Pergi Selamanya, Tinggalkan Dua Buah Hati yang Masih Kecil

Share this article

Kecelakaan Maut di Coastal Area Karimun

Potret keluarga kecil korban tabrakan di Coastal Area Karimun.
Potret keluarga kecil korban tabrakan di Coastal Area Karimun. Satu orang meninggal dalam kejadian tersebut, yakni Liana seorang ibu dua anak. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Karimun – Minggu pagi (19/4/2026) yang seharusnya menjadi momen hangat bagi keluarga kecil Liana alias Lili (35), berubah menjadi tragedi pilu yang menyayat hati. Kawasan Tugu MTQ Coastal Area yang biasanya riuh oleh tawa warga berolahraga, seketika menjadi saksi bisu kepergian ibu muda kelahiran 1991 tersebut untuk selamanya.

Duka merayap cepat di jagat maya. Sejumlah kerabat tak kuasa menahan kesedihan saat mengunggah foto-foto kenangan bersama almarhumah. Salah satu foto yang paling menyita perhatian adalah momen kompak keluarga kecil ini mengenakan baju kurung berwarna kuning. Di sana, wajah Lili tampak ceria, akrab, dan penuh kehangatan—sebuah keceriaan yang kini hanya tinggal kenangan.

BACA JUGA:  Breaking News: Jembatan 1 Barelang Kembali Mencekam, Operator Perusahaan Melompat, Sehari Sebelumnya Aksi Ibu-Ibu Berhasil Digagalkan

“Baru berape raye datang rumah Lili. Sekali nega Lili jadi korban kecelakaan tadi pagi. Cepat betul engkau pergi kawan,” tulis Rapik, salah seorang kerabat yang merasa bak disambar petir mendengar kabar duka ini.

Pemandangan di tempat peristirahatan terakhir Lili begitu menguras emosi. Sang suami, dengan perban dan kapas yang masih menempel di kepalanya akibat luka kecelakaan, tampak tegar meski gurat kesedihan mendalam tak bisa disembunyikan dari wajahnya.

BACA JUGA:  Luruskan Kabar Simpang Siur, Keluarga Konfirmasi Korban Kecelakaan Karimun Tidak Dalam Kondisi Mengandung

Ia tak sendiri dalam duka. Di lengannya, ia mendekap buah hati mereka yang masih kecil. Kedua anak mereka, yang masing-masing berusia 3 dan 8 tahun, turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Bahkan, salah satu anak laki-lakinya dikabarkan mengalami retak tulang kaki. Di tengah rasa sakit fisik yang diderita, sang ayah harus mengantarkan belahan jiwanya menuju keabadian.