harris
BatamPeristiwaZona Headline

Tragedi Idul Adha: Pria Muda Diduga Bunuh Diri di Jembatan I Barelang Batam

2682
×

Tragedi Idul Adha: Pria Muda Diduga Bunuh Diri di Jembatan I Barelang Batam

Share this article
Warga heboh dengan penemuan mayat pria diduga bunuh diri di Jembatan I Barelang. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Hari Raya Idul Adha 1446 H yang seharusnya penuh kebahagiaan mendadak diwarnai duka. Seorang pria muda ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di Jembatan I Barelang, Jumat pagi (6/6/2025), sekitar pukul 09.10 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Farhan, pria berusia 25 tahun asal Pringsewu, Lampung, yang berdomisili di Bukit Ayu Lestari, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Batam.

BACA JUGA:  Pakai Boat Nelayan, Petugas Dini Hari Langsung Sisir Laut Cari Karyawati PT Sumitomo

Saat ditemukan, jasad korban dalam posisi tengkurap dengan tangan mengepal. Ia mengenakan baju biru berlapis jaket biru tua, celana panjang hitam, dan sepatu hitam. Peristiwa ini sontak menggegerkan masyarakat yang tengah merayakan Idul Adha di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, membenarkan peristiwa tersebut. “Untuk identitas korban, berjenis kelamin laki-laki, warga Mangsang. Saat ini motif bunuh diri masih dalam penyelidikan,” ujarnya kepada wartawan.

BACA JUGA:  Rekam Jejak Yuwanky, Pengusaha Planet Batam yang Diciduk Polisi Terkait Kasus TPPU Narkoba

Jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk keperluan otopsi guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.

Fakta-Fakta Sementara Aksi Diduga Bunuh Diri di Jembatan I Barelang:

  • Waktu kejadian: Jumat, 6 Juni 2025 pukul 09.10 WIB
  • Lokasi: Jembatan I Barelang, Batam
  • Identitas korban: Muhammad Farhan, lahir di Pringsewu, 03 Mei 2000
  • Alamat domisili: Bukit Ayu Lestari, Mangsang, Sungai Beduk
  • Status: Masih dalam penyelidikan pihak kepolisian
BACA JUGA:  Operasi Senyap di Natuna-Anambas: Bagaimana Tim Gabungan Gagalkan Selundupan Rp1,28 Triliun?

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai latar belakang atau dugaan motif di balik aksi nekat tersebut. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Polsek Sagulung bersama tim forensik.