harris
Batam

Viral! Aksi Pungli Parkir di Jembatan 2 Barelang Diperdebatkan Pengacara, Pelaku Bawa-Bawa Alasan Kebersihan

171
×

Viral! Aksi Pungli Parkir di Jembatan 2 Barelang Diperdebatkan Pengacara, Pelaku Bawa-Bawa Alasan Kebersihan

Share this article
Tangkapan layar video viral adu mulut pengacara dan oknum pemuda setempat terkait pungli parkir di Jembatan 2 Barelang Batam.
Tangkapan layar video viral adu mulut pengacara dan oknum pemuda setempat terkait pungli parkir di Jembatan 2 Barelang Batam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Aksi dugaan pungutan liar (pungli) tarif parkir sepeda motor sebesar Rp 5.000 di kawasan objek wisata Jembatan 2 Barelang, Batam, viral di media sosial. Insiden yang terjadi di tengah kemeriahan libur Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026, tersebut melibatkan seorang pengunjung berprofesi pengacara dengan oknum yang mengaku sebagai “pemuda setempat”.

BACA JUGA:  Yuwangky Bos THM Planet Batam Ditangkap Bareskrim, Dari Singapura Berakhir di Terminal 3 Soetta

Kericuhan bermula saat korban dihampiri seorang pria berkaos hitam dan celana jins yang meminta uang parkir sebesar Rp 5.000 untuk sepeda motornya.

Merasa ada indikasi pungli, pengunjung tersebut mempertanyakan keabsahan aturan dan legalitas penarikan retribusi di kawasan fasilitas umum tersebut.

“Abang dari mana?” tanya pengunjung tersebut.

“Pemuda setempat,” jawab pria berkaos hitam.

BACA JUGA:  Pemko Batam Bagikan 52 Ribu Seragam Sekolah Gratis SD-SMP 2026, Cek Jadwal Distribusinya

“Siapa yang izinkan Abang minta parkir di sini? Ha? Wali Kota?” tegasnya menolak bayar.

Pria berkaos hitam itu kemudian menghubungi rekannya, seorang pria berkaos oblong dan bercelana pendek.

Ketegangan pun meningkat hingga berujung adu mulut dan nyaris memicu bentrok fisik di hadapan para wisatawan lain yang sedang menikmati liburan.

Pria berkaos oblong tersebut berdalih bahwa uang Rp 5.000 yang ditarik digunakan untuk biaya operasional menjaga keamanan, mencegah aksi nekat warga melompat dari jembatan, serta mengelola kebersihan area.

BACA JUGA:  Kapolda Kepri Usut Tuntas Konflik Lahan di Setokok Batam, Pelaku Premanisme Bakal Disikat