BatamZona Headline

Sidak Gaduh di Batam: Pejabat, Aktivis, Pengusaha, dan Nama Besar Terlibat Panasnya Proyek Lahan

33312
×

Sidak Gaduh di Batam: Pejabat, Aktivis, Pengusaha, dan Nama Besar Terlibat Panasnya Proyek Lahan

Share this article
Wakil Wali Kota Batam (Ex Officio Wakil Kepala BP Batam) Li Claudia Chandra terlibat cekcok dengan aktivis Yusril Koto. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Suasana sidak pemerintah Kota Batam ke lokasi cut and fill di kawasan Botania I, Rabu (9/4/2025), berubah panas. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, terlibat adu mulut sengit dengan aktivis lingkungan sekaligus pegiat media sosial, Yusril Koto, yang saat itu juga bertindak sebagai Humas PT Citylink Central Properti.

BACA JUGA:  Dongkrak Ekonomi FTZ, Batam Usulkan Semua Pulau Berpenghuni Punya Pelabuhan di Revisi Perda RTRW

Insiden ini terjadi saat Claudia dan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turun langsung mengecek aktivitas pengurugan lahan yang dinilai merusak lingkungan.

Claudia menegaskan bahwa kegiatan cut and fill tidak boleh dilakukan sebelum keluar izin resmi, terutama dokumen AMDAL dari Pemprov Kepri.

Namun Yusril memotong penjelasan Claudia dengan suara lantang. Ia menuding pemerintah, khususnya BP Batam, melakukan praktik “tebang pilih” dalam penindakan aktivitas ilegal.

BACA JUGA:  Bincang Seru di VVIP Hang Nadim: PWI dan Pemko Batam Bicara Masa Depan Kota

“Kalau Lik Khai (anggota DPRD Kepri) tidak dimasukkan ke penjara, saya akan salahkan Ibu!” bentak Yusril di hadapan Claudia.

Pernyataan itu memicu reaksi emosional dari Claudia. Politisi Gerindra itu naik pitam, merasa dituding tanpa dasar dan bahkan dilecehkan secara verbal.

“Bapak jangan seenaknya bicara begitu ke perempuan! Saya bekerja benar, saya tidak lindungi siapapun!” tegas Claudia sambil menunjuk Yusril.