BatamPeristiwaZona Headline

Panah Wayer: Senjata Tradisional yang Menyeruak di Bentrok Rempang

676
×

Panah Wayer: Senjata Tradisional yang Menyeruak di Bentrok Rempang

Share this article
Satu warga diterjang panah wayer saat terjadi penyerangan brutal oleh kelompok tak dikenal pada Selasa (18/12/2024) dini hari. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Seorang warga di Rempang tertusuk panah dari besi di bagian punggung. Panah itu tertancap usai bentrok warga dengan sekelompok orang dari PT MEG, Selasa (17/12/2024) malam.

“Orang Sembulang kena panah, Orang MEG, 18 Desember 2024,” ucap seorang warga di Video yang menampilkan seorang pria yang memegangi anak panah dari besi di bagian punggung.

BACA JUGA:  Satu Ranjang Dua Pasien: Jerit Pelajar Anambas Korban Keracunan Massal Program MBG

Aksi brutal dilakukan sekelompok orang diduga dari PT MEG. Warga menyebutkan mereka datang menyerang dengan menggunakan senjata tajam seperti parang hingga panah.

Jika diteliti, senjata yang digunakan terlihat jelas anak panah dari “panah wayer”.

Panah wayer adalah anak panah yang terbuat dari besi, biasanya dari jeruji sepeda yang diruncingkan bagian ujungnya yang ditembakkan dengan karet seperti ketapel.

BACA JUGA:  Armada Sampah Sering Terguling, Ombudsman Kepri Desak Peremajaan Alat Angkut di Batu Ampar

“Panah Wayer” sepertinya yang sepertinya kuno ini terkenal sangat berbahaya.Alat yang sering digunakan untuk melukai dengan efek mematikan.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan, insiden bermula ketika seorang pekerja PT. MEG mencoba mengamankan spanduk yang dipasang warga.

Spanduk tersebut berisi penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City, yang telah menjadi isu sensitif bagi masyarakat setempat.