Gudangberita.co.id, Natuna – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Derah (BP3D) Kabupaten Natuna menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) jangka panjang daerah, di Ballroom Jelita Sejuba, Kamis (25/4/2024).
Musrenbang yang dihadiri berbagai pihak berkepentingan tersebut dibuka Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda. Dalam sambutannya, Rodhial mengingatkan agar pemerintah daerah tidak lengah dalam menyusun perencanaan pembangunan selama 20 tahun mendatang.
Rodhial menilai, Natuna sudah tiga kali kehilangan kesempatan emas (golden moment). Pertama di tahun 80-an melalui gerakan nusantara untuk meramaikan daerah perbatasan untuk meningkatkan ekonomi daerah.
Golden moment ke dua sambungnya, yakni tahun 1996. pemerintah pusat presiden Soeharto mengeluarkan kepres nomor-71 tentang tentang pembangunan Pulau Natuna Sebagai kawasan pengembangan ekonomi terpadu.
“Moto ini jauh lebih bagus dari Batam, Natuna adalah jalur perdagangan internasional. Namun tahun 1998 terjadi krisis moneter, momen ini hilang di Natuna,” ungkap Rodhial.
Golden moment ketiga tambahnya, pada bulan Juni tahun 2016. Yaitu kelautan perikanan pariwisata, migas, pertahanan keamanan dan lingkungan hidup. Tapi sampai hari ini tidak ada regulasi yang secara komprehensif untuk mendorong kementerian dan lembaga pembangunan untuk menjadi daerah yang diinginkan.













