Proyek Strategis Nasional Rempang selama ini menuai kontroversi akibat adanya potensi pelanggaran hak-hak masyarakat adat. Konflik antara pengembangan infrastruktur dan kelestarian budaya lokal menjadi sorotan utama. Dengan adanya tindak kekerasan baru-baru ini, desakan untuk evaluasi proyek ini semakin menguat.
LAM Kepri menegaskan komitmennya untuk menjaga martabat dan hak masyarakat adat Melayu di Kepulauan Riau. Organisasi ini berharap maklumat tersebut dapat menjadi landasan untuk menciptakan solusi yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak.
Kajian ulang PSN Rempang diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat lokal tanpa mengabaikan pengembangan nasional. Dengan demikian, diharapkan tercipta harmoni antara pembangunan dan pelestarian adat budaya Melayu.
Tetap ikuti perkembangan terkait isu ini hanya di sini untuk mendapatkan informasi terkini dan terpercaya.













