HukumKriminalZona Headline

Tipu Daya Love Scamming Bawa-bawa Nama Batam, Uang Korban Melayang Rp 600 Juta

620
×

Tipu Daya Love Scamming Bawa-bawa Nama Batam, Uang Korban Melayang Rp 600 Juta

Share this article
Love Scamming. (Foto: Ilustrasi)
banner 468x60

Informasi yang didapatkan dari Tuti adalah korban kerugian terbesar yakni Rp 600 juta yang di alami oleh seorang single parent berusia di atas 50 tahun.

Para sindikat penipuan tersebut memiliki sebuah skenario untuk mendapatkan uang dari para korban.

Mulanya para sindikat penipuan akan mengajak berkenalan di media sosial, kemudian berusaha mencari tahu sejumlah informasi tentang calon korban mereka.

BACA JUGA:  Polri Limpahkan Kasus Judi Online Rp55 Miliar ke Kejaksaan, Berkas P-21

Para sindikat penipuan rupanya memiliki alur cerita yang sama untuk menipu korbannya.

Awalnya para sindikat penipuan akan memberikan informasi pekerjaan, yakni sebagai salah satu engineer di perusahaan gas dan minyak yang terletak di Papua.

Kemudian mereka berusaha untuk menemui para korban dan menjanjikan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Di sinilah titik di mana banyak perempuan akhirnya luluh dan bersedia menyetorkan sejumlah uang yang diminta penipu.

BACA JUGA:  MBG Sering Di-markup, BGN: SPPG Wajib Gandeng Minimal 15 Supplier Lokal untuk Makan Bergizi Gratis

Misalnya, karena mengaku bekerja di sebuah tambang di Papua, penipu menjanjikan akan menemui perempuan calon korban mereka. Namun, penipu beralasan bahwa dia tak memiliki uang transport untuk menuju kota tempat si perempuan berada, lantaran gajinya ditahan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Si penipu pun meminta bantuan kepada korban untuk meminta sejumlah uang. Di sini, si penipu juga bekerja sama dengan sindikatnya untuk menjadi peran lain yang bertugas sebagai kepala divisi di perusahaan tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk meyakinkan korbannya agar bersedia membiayai uang transportasi si penipu.