HukumKriminalZona Headline

Tipu Daya Love Scamming Bawa-bawa Nama Batam, Uang Korban Melayang Rp 600 Juta

620
×

Tipu Daya Love Scamming Bawa-bawa Nama Batam, Uang Korban Melayang Rp 600 Juta

Share this article
Love Scamming. (Foto: Ilustrasi)
banner 468x60

Pihak rumah sakit abal-abal ini akan mengatakan kepada korban bahwa pacar korban alias si penipu tengah di rawat dan dalam keadaan kritis.

Sindikat penipuan pun meminta uang puluhan juta hingga ratusan juta untuk biaya operasi pemasangan ring jantung dan biaya perawatan rumah sakit.

Korban yang sudah terlanjur cinta pun akhirnya mentransfer uang tersebut. Namun, tanpa diduga, berselang beberapa hari, si korban kembali dikabarkan oleh pihak rumah sakit abal-abal bahwa pacar korban telah meninggal dunia.

BACA JUGA:  Dievakuasi SAR: Penumpang KMP Sembilang Rute Batam-Tungkal Tak Sadarkan Diri di Perairan Karas, Namun tak Terselamatkan

Korban pun histeris merasa kehilangan calon pendamping hidupnya yang telah dinanti untuk pulang menemuinya.

Kemudian penipuan tak sampai disitu, pihak rumah sakit abal-abal pun kembali meminta uang untuk biaya pengiriman jenazah ke rumah keluarga si penipu. Korban pun kembali mengeluarkan uang untuk biaya pengiriman jenazah.

Di sini korban paruh baya tadi belum menyadari bahwa ia telah tertipu. Selang beberapa hari, sindikat penipuan kembali menghubungi korban.

BACA JUGA:  Dramatis! 3 Hari Bertahan di Atas Tower Masjid Sekupang, Dai Muda di Batam Akhirnya Berhasil Dievakuasi

Skenario selanjutnya adalah sindikat penipuan mengaku sebagai teman dekat penipu sebelumnya yang telah meninggal dunia.

Sindikat penipuan peran baru pun kembali mendekati korban untuk berusaha mengobati luka di hati si korban.

Dari sini sindikat penipuan kembali melakukan tipu daya. Namun beruntungnya, belum berlanjut ke season kedua, korban telah berhasil dihubungi pihak kepolisian Polda Jawa Barat bahwa korban telah terkena kasus penipuan love scamming.