Bantah ada bayi meninggal
Sempat beredar kabar jika bentrokan yang terjadi antara aparat dan warga menimbulkan korban meninggal seorang bayi.
“Jelas itu hoaks. Kami cek ada bayi dibawa ke embung fatimah (RSUD) kondisinya baik. Bayi tersebut justru anggota kami yang mengevakuasi. Tadi mereka juga mengevakuasi ibu-ibu dan anak anak sekolah (yang terkena gas air mata),” ucapnya.
Lokasi sekolah memang berada di dekat area bentrokan di Jembatan IV. “Jadi kalau ada warga yang terkena gas, kami mohon maaf,” sebut Nugroho. (yog)













