NatunaZona Headline

Terungkap, PLN Natuna Bakal Sewa Pembangkit Swasta, Namun Instalasi hingga Oktober

433
×

Terungkap, PLN Natuna Bakal Sewa Pembangkit Swasta, Namun Instalasi hingga Oktober

Share this article
PLN ULP Natuna melakukan upaya perbaikan terhadap satu unit mesin PLTD di Pian Tengah. (dok. Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – PLN Natuna dikabarkan akan menyewa pembangkit swasta 4 MW untuk menambah pasokan listrik di Ranai, Kabupaten Natuna. Pemadaman bergilir hingga kini masih terjadi akibat defisit daya. Warga pun mengeluh.

Dalam koordinasinya dengan PLN Wilayah Tanjungpinang terkait kondisi kelistrikan di Kabupaten Natuna. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Siadari menyebutkan jika PLN sedang mencari solusi saat ini.

Dikatakan Lagat, dari keterangan PLN, Ombudsman memastikan jika solusi kini sedang disiapkan yakni dengan melakukan penyewaan mesin pembangkit dari pihak swasta 4 Megawatt. Proses instalasi diperkirakan akan berlangsung sampai Oktober 2023.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Salurkan 1 Ton Pupuk dan 100 Kilogram Pestisida Serta Rp 20 Juta Untuk Petani Batubi

“Mesin yang ada di Ranai dan Selat Lampa (PLTD Pian Tengah) mengalami kerusakan, jadi mereka (PLN) butuh waktu untuk melakukan perbaikan,” kata Lagat, Rabu (2/8/2023) lalu.

Ombudsman menurutnya menilai hal ini situasi yang sulit bagi warga Natuna. Di lain sisi PLN juga sudah melakukan langkah-langkah teknis dalam mengatasi masalah ini.

BACA JUGA:  Rahasia Naik Pangkat ASN Natuna Dibongkar BKN: Kuncinya Cuma Satu, Jangan Stres!

“Kami akan tetapkan memastikan proses maintenance dipercepat, agar masyarakat bisa menikmati layanan. Mudah mudahan masyarakat bisa memaklumi,” ucapnya.

Pihaknya meminta PLN secepatnya memulihkan layanan publik listrik di Kabupaten Natuna. “Kami berharap langkah yang dilakukan berjalan dengan baik oleh PLN sehingga berkeadilan bagi masyarakat,” ucapnya.

“Ombudsman sudah berkoordinasi dengan PLN Tanjungpinang terkait masalah layanan di Natuna. Memang masih ada kendala teknis terkait maintenance mesin. Pemadaman masih akan terjadi hingga pertengahan bulan, mereka menungu mesin dari Batam 1 Megawatt dan akan terpasang paling lambat pertengahan bulan ini, setidaknya 30 persen yang terdampak (pemadaman) bergilir akan terurai,” kata Lagat.

BACA JUGA:  Dulu Viral Skandal DPRD, Kini Carolein Parewang Ditangkap Polisi Kasus Penggelapan Mobil

Selanjutnya: PLN Sedang sibuk perbaikan tiga mesin rusak..