BatamZona Headline

Teka-Teki Buaya Lepas di Pulau Bulan, Berapa Banyak Sebenarnya?

1255
×

Teka-Teki Buaya Lepas di Pulau Bulan, Berapa Banyak Sebenarnya?

Share this article
Penangkapan buaya lepas di Batam. (Foto :ist)
banner 468x60

Untuk mempercepat penanganan, tim terpadu telah dibentuk dan diberi waktu satu minggu untuk mencari serta memastikan jumlah buaya yang masih bebas. Tim ini berpusat di posko TNI Angkatan Laut di Pulau Mengkada.

“Jika warga menemukan buaya, tim akan segera bergerak ke lokasi,” ujar Adyanto. Sebagai apresiasi, warga yang berhasil menangkap buaya akan mendapatkan bantuan minyak (solar) dan sagu hati.

BACA JUGA:  Menenun Akar di Jantung Kebijakan: Kala Kebudayaan Kepri Tak Lagi Jadi 'Pemanis'

Penyebab dan Dampak Insiden

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Tommy Sinambela, menjelaskan bahwa PT Perkasa Jagat Karunia (PT PJK) telah mengoperasikan penangkaran buaya di Pulau Bulan sejak 1990.

Lokasi tersebut memiliki tiga kolam penangkaran dengan total sekitar 500 ekor buaya. Jebolnya tanggul menyebabkan sebagian buaya melarikan diri ke perairan sekitar.

BACA JUGA:  KPK Soroti Realita Investasi di Batam: Jangan Sampai Negara Kasih Insentif, Tapi Rakyat Gak Dapat Apa-apa

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, mendesak perusahaan untuk segera memperbaiki infrastruktur penangkaran dan memberikan penjelasan terkait legalitas serta operasionalnya.

“Apakah aktivitas ekspor buaya dilakukan dengan buaya hidup atau hanya kulitnya saja? Ini harus dijelaskan,” katanya. DPRD Kota Batam berencana memanggil pihak perusahaan untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut.

Desakan Transparansi dan Solusi DPRD Kepri