Gudangberita.co.id, Batam – Ancaman buaya lepas di Pulau Bulan menjadi perhatian serius masyarakat dan aparat. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, S.I.K., M.Si., bersama tim terpadu, meninjau langsung lokasi penangkaran buaya milik PT PJK yang rusak akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Peninjauan dilakukan pada Jumat (24/1/2025) untuk memastikan langkah-langkah penanggulangan berjalan sesuai prosedur.
Fasilitas penangkaran yang mengalami kerusakan, termasuk tanggul jebol, telah mengakibatkan 39 ekor buaya lepas dari kandangnya. Hingga kini, 36 ekor telah berhasil diamankan, sementara 3 ekor lainnya masih berkeliaran di alam bebas, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat sekitar Pulau Bulan.
Kapolresta Heribertus menegaskan bahwa langkah cepat dan kerja sama antara pihak kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar.
“Kami bersama Tim Terpadu terus melakukan upaya untuk menangkap buaya yang lepas dan memperbaiki fasilitas yang rusak. Keamanan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat sekitar Pulau Bulan untuk tetap waspada. “Jika menemukan buaya, segera laporkan kepada Tim Terpadu agar bisa segera ditangani,” tambahnya.













