BatamSingapuraZona Headline

Steril Jalur Perdagangan atau Strategi Dominasi? Alasan Police Coast Guard (PCG) Singapura Beraksi

1273
×

Steril Jalur Perdagangan atau Strategi Dominasi? Alasan Police Coast Guard (PCG) Singapura Beraksi

Share this article
Singapore Police Coast Guard (SPCG). Foto: (ilustrasi/Singapore Police Force)
banner 468x60

“Kapal besar yang lewat selalu melapor ke Changi Radio Singapura karena jalur ini dimonitor Singapura,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui tindakan SPCG terlalu agresif. “Mereka seharusnya tidak bertindak berlebihan hingga membahayakan nelayan, ucapnya.

“Kalau SPCG masuk ke perairan Indonesia juga tidak, tidak ada bukti mereka memasuki perairan Indonesia, karena Angkatan Laut Indonesia terus memantau area ini 24 jam,” tambahnya.

BACA JUGA:  Di Balik Kesibukan Memimpin Batam, Amsakar Dapat Kejutan Hangat di Ulang Tahun ke-58

Respons Bakamla RI

Menanggapi kejadian ini, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI langsung bergerak. Tim Bakamla menemui nelayan Pulau Terong untuk mendalami informasi terkait insiden tersebut.

Penata Layanan Operasional Letda Bakamla Ryan Widiono menyatakan, Bakamla akan memberikan penyuluhan terkait batas-batas wilayah agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami juga menerima banyak laporan melalui contact center mengenai tindakan membahayakan dari SPCG,” ujar Ryan.

BACA JUGA:  Tiba di Sekupang Batam, Ini Pesan Mendalam Dubes Palestina H.E. Abdalfatah Al-Sattari

Kapten Bakamla Yuhanes Antara menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para nelayan mengenai aturan perairan internasional. “Ini penting agar nelayan memahami area yang diperbolehkan, sehingga tidak memicu konflik lintas batas,” jelasnya.

Para nelayan berharap pemerintah dapat lebih aktif melindungi mereka. “Jika kami melanggar, tegur kami dengan cara yang baik, bukan dengan tindakan yang membahayakan,” pinta Jemisan.

BACA JUGA:  Bisa Pinjam hingga Rp20 Juta Tanpa Agunan, Pemko Batam & Bank Sumut Resmi Luncurkan Program Modal Usaha Bunga 0 Persen