harris
BatamZona Headline

Siasat Licik Kurir Narkoba di Karimun: Sembunyikan 3 Kg Sabu dan Ekstasi dalam Kardus Mi Instan

59
×

Siasat Licik Kurir Narkoba di Karimun: Sembunyikan 3 Kg Sabu dan Ekstasi dalam Kardus Mi Instan

Share this article
Konferensi pers Polda Kepri terkait penangkapan kurir narkoba jaringan Malaysia-Jambi di Kabupaten Karimun.
Konferensi pers Polda Kepri terkait penangkapan kurir narkoba jaringan Malaysia-Jambi di Kabupaten Karimun.
banner 468x60

Pada Jumat, 15 Mei 2026 sekira pukul 14.30 WIB, petugas berhasil menyergap H alias A. Polisi kemudian melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh tokoh dan masyarakat setempat.

Hasilnya mengejutkan, polisi menemukan paket besar narkoba siap edar yang disembunyikan di area belakang rumah milik salah satu kerabat terduga pelaku. Total barang bukti yang disita meliputi:

BACA JUGA:  Polda Kepri Gelar KRYD Malam Akhir Pekan, Sikat Balap Liar dan Amankan Ruang Publik Batam

Narkotika jenis Sabu: Berat netto mencapai 2.872,45 gram (hampir 3 kg).

Pil Ekstasi: Sebanyak 1.800 butir dengan berat netto sekitar 1.067,61 gram.

Dari hasil interogasi, H alias A mengaku nekat mengambil peran berbahaya ini karena tergiur oleh tawaran pekerjaan dengan imbalan uang yang sangat besar.

Aksi nekatnya dikendalikan oleh jaringan internasional. H alias A diketahui menjemput sabu dan ribuan ekstasi tersebut langsung dari seseorang berinisial JO di wilayah perairan perbatasan Indonesia–Malaysia.

BACA JUGA:  Gerebek Kampung Narkoba di Batam, Polda Kepri Amankan Puluhan Orang dan Senjata Tajam

Rencananya, paket tersebut akan dibawa melintasi jalur laut menuju Provinsi Jambi. Pelaku sengaja memilih jalur perairan tikus di Pulau Buru, Karimun, sebagai titik transit karena dinilai longgar dari pengawasan aparat.

Saat ini, Ditresnarkoba Polda Kepri masih terus melakukan pengembangan di lapangan guna memburu JO dan membongkar sisa-sisa jaringan yang terlibat dalam jalur distribusi internasional ini.

BACA JUGA:  Sidak Lapas Perempuan Batam, Ombudsman Kepri Bongkar Dugaan Pungli Sipir dan Overkapasitas Parah