“Kegagalan untuk segera mematuhi gencatan senjata dan melindungi warga sipil pasti akan menyebabkan bencana kemanusiaan yang harus dipertanggungjawabkan oleh pendudukan Israel dan komunitas internasional,” kata kementerian Arab Saudi dalam pernyataannya.
Sebelumnya, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) menegaskan dukungan Riyadh untuk Palestina saat perang berkecamuk antara Hamas dan Israel.
Dalam pernyataannya, MBS mengatakan bahwa Saudi sedang mengupayakan secara internasional maupun regional untuk menghentikan eskalasi konflik yang sedang berlangsung.
Dukungan untuk Palestina itu disampaikan MBS saat berbicara via telepon dengan Presiden Mahmoud Abbas pada 10 Oktober 2023.
Disebutkan bahwa percakapan telepon antara MBS dan Abbas itu membahas soal eskalasi konflik di Jalur Gaza dan sekitarnya, serta memburuknya situasi yang mengancam kehidupan warga sipil, juga keamanan dan stabilitas kawasan.
“(Saudi) Melakukan segala upaya untuk terlibat dengan semua pihak internasional dan regional untuk menghentikan eskalasi yang sedang berlangsung,” ucap MBS dalam percakapan telepon dengan Abbas, seperti disampaikan kantor Putra Mahkota Saudi dalam pernyataannya.
MBS juga menegaskan dukungan Saudi untuk Palestina. “Terus mendukung rakyat Palestina dalam memperjuangkan hak-hak mereka yang sah untuk mendapatkan kehidupan yang layak, untuk mewujudkan harapan dan aspirasi mereka, dan mencapai perdamaian yang adil dan abadi,” demikian pernyataan MBS.













