Gudangberita.co.id – Mantan bintang film dewasa, Mia Khalifa, menyampaikan protes keras terkait serangan udara yang kembali dilancarkan Israel ke wilayah Lebanon pada Rabu (8/3/2026).
Serangan yang menyasar wilayah selatan Lebanon tersebut dilaporkan telah menewaskan ratusan warga sipil di tengah upaya diplomasi gencatan senjata regional yang tengah dimediasi oleh Pakistan.
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Khalifa yang merupakan warga keturunan Lebanon, tampak emosional saat menanggapi kehancuran di kampung halamannya.
Ia secara terang-terangan melabeli aksi militer tersebut sebagai tindakan terorisme dan mendesak agar pelanggaran hak asasi manusia serta kejahatan perang yang terjadi segera dibawa ke pengadilan internasional di Den Haag.
“Ini tak lain adalah terorisme yang dilakukan oleh dua negara yang kejahatan perangnya sama parahnya. Amerika dan Israel adalah negara teroris dan fasis yang suatu hari nanti akan diadili di Den Haag,” ujar Mia Khalifa sambil terisak dalam unggahannya.
Kondisi di Beirut saat ini kian memprihatinkan setelah Israel kembali meningkatkan intensitas serangannya. Meski Pakistan sedang berupaya menjadi penengah gencatan senjata antara Iran dan aliansi AS-Israel, pihak militer Israel tetap menargetkan Lebanon dengan dalih menghancurkan basis Hizbullah yang mereka anggap sebagai kepanjangan tangan perang Iran.









