Lebih lanjut, Ependis membeberkan bahwa Cetya Hui Tek Kiong memiliki rekam jejak panjang di Batam. Berasal dari Selatpanjang, cetya ini telah berdiri selama 16 tahun di Batam di bawah kepemimpinan Abi Yap. Proses pembangunan gedung baru dengan ornamen khas kebudayaan Tionghoa ini memakan waktu sekitar tujuh bulan.
“Harapan kami, Cetya Hui Tek Kiong dapat terus menjalankan kegiatan sosial seperti ini setiap beberapa bulan sekali. Sebelumnya, kami juga rutin turun ke wilayah Tanjung Uma, Tanjung Tritip, Kampung Dalam, Baloi Kolam, hingga panti asuhan,” tambahnya.
Apresiasi Komunitas Ojol Batam
Aksi tanggap dan peduli ini mendapat sambutan hangat dari penerima manfaat. Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, yang hadir mewakili komunitas ojek online, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan.
“Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih banyak atas kepedulian terhadap kami, masyarakat ojol di Kota Batam. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi kami dan keluarga di rumah,” ungkap Feryandi.
Ia juga berharap aksi sosial semacam ini dapat menginspirasi berbagai pihak, lembaga, maupun tempat ibadah lainnya untuk terus memperkuat jaring pengaman sosial di Kota Batam secara berkesinambungan.












