NatunaZona Headline

Bencana Kekeringan Mengancam, Helikopter BNPB Tiba di Natuna Perangi Titik Api

67
×

Bencana Kekeringan Mengancam, Helikopter BNPB Tiba di Natuna Perangi Titik Api

Share this article
Sekda Natuna dan Danlanud RSA meninjau Helikopter Water Bombing BNPB untuk penanganan Karhutla.
Sekda Natuna dan Danlanud RSA meninjau Helikopter Water Bombing BNPB untuk penanganan Karhutla. (Foto: Diskominfo Natuna)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan ekstrem di wilayah perbatasan menjadi atensi serius. Pemerintah Kabupaten Natuna bersama jajaran Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kesiapan sarana prasarana penanggulangan bencana, Senin (30/3/2026).

Tidak tanggung-tanggung, kekuatan udara berupa Helikopter Water Bombing milik BNPB dan pesawat modifikasi cuaca jenis Cessna Grand Caravan disiagakan di Lanud Raden Sadjad (RSA) untuk mencegat sebaran titik api (hotspot).

BACA JUGA:  Jaga Marwah Organisasi, PWI Kepri Minta DK Evaluasi Legalitas Anggota di Wadah KJK

Peninjauan yang dipimpin Sekda Natuna bersama Danlanud RSA ini fokus pada percepatan respons pemadaman dari udara. Kehadiran helikopter pembom air ini diproyeksikan sebagai langkah strategis mengingat topografi Natuna yang sebagian sulit dijangkau armada darat.

Pesawat Cessna Grand Caravan modifikasi cuaca yang disiagakan di Lanud Raden Sadjad Natuna.

“Penyediaan alat pemadam udara dan pesawat modifikasi cuaca ini adalah langkah mitigasi. Kita ingin respons cepat sebelum api meluas,” tegas pihak terkait saat meninjau kesiapan personel di apron pangkalan udara.

BACA JUGA:  Hanyut Antar Negara, Jenazah Misterius di Perairan Karimun Diduga Kru Kapal yang Hilang di Singapura: Identitas Mengarah ke Korban West Keppel Fairway

Danlanud Raden Sadjad menyatakan komitmen penuh TNI AU dalam mendukung pemerintah daerah. Selain dukungan logistik darat, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar langit Natuna bebas dari kabut asap.