Korban mengalami luka tusuk serius di sejumlah titik vital, mulai dari perut, lengan kiri, pipi kiri, hingga leher bagian bawah telinga kiri dan kanan.
Dalam kondisi bersimbah darah, korban berusaha menyelamatkan diri. Korban nekat melompati jendela rumah kos sambil memegang telepon genggamnya, lalu berlari sekitar 20 meter menuju ujung simpang jalan untuk meminta pertolongan warga.
Namun, akibat pendarahan hebat, korban ambruk dan tak sadarkan diri di jalan. Warga yang melihat kondisi mengenaskan korban langsung melarikannya ke Rumah Sakit Harapan Bunda. Mengambil kesempatan dalam situasi tersebut, pelaku langsung melarikan diri membawa sepeda motor Honda CB milik korban.
Pihak keluarga yang mendapati korban terbaring koma di ruang UGD RS Harapan Bunda langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bengkong.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bengkong yang dipimpin Iptu Apriadi, S.H., bergerak cepat melakukan perburuan. Pelacak keberadaan pelaku membuahkan hasil pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Belakang Padang, petugas mengepung sebuah rumah pelantar di Pulau Belakang Padang tempat pelaku bersembunyi. Pelaku I berhasil diringkus tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Mapolsek Bengkong.













