Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus tancap gas meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal. Tahun ini, sebanyak 2.650 warga ber-KTP Batam ditargetkan mengikuti pelatihan, bimbingan teknis (bimtek), dan sertifikasi keahlian yang digelar sepanjang 2025.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari 15 program prioritas Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, dalam rangka meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah kompetisi industri yang makin ketat.
“Dibanding tahun lalu, jumlah peserta pelatihan dan bimtek meningkat drastis. Tahun 2024 hanya 1.763 peserta, kini melonjak jadi 2.650. Artinya, komitmen Pemko untuk memberdayakan tenaga kerja lokal makin nyata,” ujar Kepala Disnaker Batam.
Dari total peserta, sebanyak 1.478 orang akan mengikuti pelatihan berbasis unit kompetensi dan sertifikasi keahlian, sedangkan 1.172 peserta lainnya akan menjalani bimtek dan sertifikasi produktivitas.
Program ini mencakup 56 jenis pelatihan serta 48 kategori bimtek, yang diselenggarakan secara bertahap hingga September 2025, bekerja sama dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Batam.
Pelatihan ini dirancang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri yang berkembang di Kota Batam, seperti manufaktur, konstruksi, pariwisata, hingga teknologi informasi.







