Selain pembukaan lahan baru, Ansar mengungkapkan bahwa hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian juga membuahkan program peremajaan kebun kelapa seluas 500 hektare di tahun yang sama. Artinya, total ada 1.000 hektare lahan kelapa yang menjadi fokus pembenahan tahun ini.
Tantangan Sektor Peternakan Sapi
Selain perkebunan, Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemkab Natuna juga melirik pengembangan sektor peternakan sapi. Namun, Ansar mengakui masih ada tantangan besar terkait ketersediaan lahan berskala besar dan hitungan keekonomian bagi investor.
“Pengusaha pasti melihat sisi keuntungan. Jika hitungan aspek keekonomiannya masuk dan menguntungkan, investor pasti akan masuk ke sektor peternakan di Natuna,” tambahnya.
Menuju Komoditas Unggulan Ekspor
Dengan letak geografis yang strategis di jalur pelayaran internasional, Natuna dinilai memiliki modal kuat untuk menjadikan kelapa sebagai komoditas unggulan. Program ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor di masa depan.
Revitalisasi kebun kelapa ini diprediksi akan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat perbatasan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah paling utara Indonesia tersebut.













