Gudangberita.co.id, Batam – Pelaku UMKM pebibitan tanaman (nursery) yang terimbas pelebaran jalan dari pemanfaatan right of way (ROW) 200 di Jalan Sudirman Batam melakukan gotong royong bersama, Sabtu (28/10/2023).
Seperti diketahui sejumlah pelaku UMKM di ROW 200 Jl Sudirman terimbas, mulai dari depan Komplek Pertokoan dan Pasar Mega Legenda hingga Bundaran Punggur.
Sudirman, salah satu pelaku usaha menyebut kegiatan goro ini partisipasi usahawan sekitar, agar tetap menjaga lingkungan di kawasan menuju Bandara Hang Nadim itu tetap tampak asri.
Hanya saja dari kegiatan itu mereka menyampaikan pesan, supaya BP Batam menunda penertiban di ROW 200. Memang wilayah itu terdapat permukiman liar dan sejumlah UMKM pembibitan tanaman.
“Kami mempertanyakan pada tim terpadu dan pemerintah soal pemanfaatan ROW 200. Apa sudah keluar dari Perda RTRW? Dari awal pemanfaatan ROW 100, kenapa sekarang muncul ROW 200?” herannya.
Ia berharap pemerintah menunda penggusuran usaha di ROW 200. “Setidaknya ada pembinaan UMKM demi penghidupan mereka yang terdampak. Agar usaha mereka terus berjalan baik,” ucapnya.
Relokasi pun dikhawatirkan mereka akan merusak tatanan usaha yang selama ini berjalan.
Sebelumnya Kabiro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyebut akan melakukan relokasi pelaku usaha pembibitan tanaman itu ke Trans Barelang.













