NatunaPeristiwaZona Headline

Pagi Pilu di Sedanau: Puing-Puing Bangunan Kayu Berserakan Usai Kebakaran Besar

429
×

Pagi Pilu di Sedanau: Puing-Puing Bangunan Kayu Berserakan Usai Kebakaran Besar

Share this article
Puing-puing sisa kebakaran di Sedanau, Sabtu (13/9/2025) pagi. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Pagi di Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, tampak memilukan. Sejumlah bangunan kayu hangus terbakar menyisakan puing-puing dan atap seng yang rata dengan tanah setelah kebakaran hebat dini hari, Sabtu (13/9/2025).

Kawasan Kelurahan Sedanau yang dikenal sebagai “kota apung” itu kini terlihat muram. Bangunan yang berdiri di atas pelantar beton dan menghadap ke laut berubah jadi puing hitam tak berbentuk. Keindahan bahari yang biasanya menjadi daya tarik, kini kontras dengan jejak kebakaran yang meninggalkan duka.

Baca Juga:  Polres Natuna Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Gratis untuk Warga Desa Sungai Ulu

Sebagai kota apung, mayoritas bangunan di Sedanau berbahan kayu. Kondisi ini membuat wilayah tersebut sangat rentan jika terjadi kebakaran besar. Selama ini, pemadaman hanya mengandalkan mesin pompa untuk menyedot air laut.

Kebakaran di Sedanau, Sabtu (13/9/2025)

Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Natuna sebelumnya sudah mengusulkan penambahan titik hydrant di kawasan Sedanau, tidak hanya untuk penyediaan air bersih tetapi juga sebagai sarana darurat kebakaran. Beberapa kali kebakaran memang pernah terjadi di wilayah ini dan menjadi momok bagi warga.

Baca Juga:  Kronologi Lengkap Kasus Camat Pulau Tiga Barat hingga Resmi Dinonaktifkan Pemkab Natuna

Camat Bunguran Barat, Haidir, memastikan kebakaran dini hari itu menghanguskan lima bangunan. Api diduga berasal dari sebuah gudang ikan.