Gudangberita.co.id, Natuna – Pagi di Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, tampak memilukan. Sejumlah bangunan kayu hangus terbakar menyisakan puing-puing dan atap seng yang rata dengan tanah setelah kebakaran hebat dini hari, Sabtu (13/9/2025).
Kawasan Kelurahan Sedanau yang dikenal sebagai “kota apung” itu kini terlihat muram. Bangunan yang berdiri di atas pelantar beton dan menghadap ke laut berubah jadi puing hitam tak berbentuk. Keindahan bahari yang biasanya menjadi daya tarik, kini kontras dengan jejak kebakaran yang meninggalkan duka.
Sebagai kota apung, mayoritas bangunan di Sedanau berbahan kayu. Kondisi ini membuat wilayah tersebut sangat rentan jika terjadi kebakaran besar. Selama ini, pemadaman hanya mengandalkan mesin pompa untuk menyedot air laut.

Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Natuna sebelumnya sudah mengusulkan penambahan titik hydrant di kawasan Sedanau, tidak hanya untuk penyediaan air bersih tetapi juga sebagai sarana darurat kebakaran. Beberapa kali kebakaran memang pernah terjadi di wilayah ini dan menjadi momok bagi warga.
Camat Bunguran Barat, Haidir, memastikan kebakaran dini hari itu menghanguskan lima bangunan. Api diduga berasal dari sebuah gudang ikan.













