Gerakan literasi sekolah adalah salah satu program yang sangat penting diterapakan dalam dunia pendidikan, ini untuk meningkatan budaya literasi ditengah serbuan arus moderensasi dan kemajuan teknologi dimana pengunaan smartphone telah merubah kebiasaan dan pola pikir, peserta didik lebih tertarik membaca potongan-potongan tulis yang menyebabkan informasi yang diterima tidak utuh dan menontot video di media sosial yang terkadang apabila tidak diawasi dengan baik akan berdampak buruk terhadap masa depannya,
Gerakan literasi juga sudah menjadi bagian tak terpisahkan ditengah masyarakat, masyarakt mulai bangkit dan bersinergi untuk bersama-sama menjadikan literasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan, berbagai kegiatan dilakukan untuk menjadi literasi sebagai budaya untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat.
Berbagai komunitas dan pegiat literasi hadir dan bangkit serta mengusung tema untuk meningkatakn kecakapan literasi ditengah masyarakat dengan berbagai pola dan pendekatan dengan harapan meningkatan minat baca sehingga masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan berdampak bagi kehidupan mereka.
Mengampanyekan pentingnya literasi, mendonasikan buku, mengelar lapak buku di acara tertentu, membawa buku masuk keliling kampung serta mendirikan Taman Bacan Masyarakat ( TBM ) adalah bagian yang dilakukan oleh para komunitas dan pegiat literasi untuk terus bergerak dan mengerakan demi terwujud masyarakat yang memiliki kecakapan dalam menunjang meningkatan kesejahtera masyarakat itu sendiri.










