Tak hanya menerima penghargaan, PT BIB juga memanfaatkan ajang internasional ini untuk mempromosikan potensi Batam. Melalui diskusi, pertemuan bilateral, hingga networking session, PT BIB memperkenalkan Batam sebagai destinasi investasi, pariwisata, serta pusat konektivitas udara internasional.
“Partisipasi kami di acara ini merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring global, memperkenalkan Batam ke dunia, dan membuka peluang kerjasama baru dengan maskapai maupun pengelola bandara internasional,” ungkap Doosun Choi, Direktur Marketing PT BIB.
Bandara Hang Nadim kini tengah dikembangkan menjadi aerocity dan pusat logistik udara berskala internasional. Proyek ini diproyeksikan menjadikan Batam sebagai hub penerbangan dan kargo strategis di Asia Tenggara, mendukung pertumbuhan lalu lintas penumpang dan memperkuat posisi Indonesia dalam peta transportasi udara global.
PT BIB juga menargetkan peningkatan akreditasi hingga Level 5, level tertinggi dalam program ACI. Upaya ini akan ditempuh melalui pengembangan fasilitas, digitalisasi layanan, serta peningkatan kualitas SDM bandara.












