EkonomiKisah InspiratifZona Headline

Lulusan SD Ini Nekat Merantau ke Ibukota Jadi Kernet hingga Tukang Cuci Piring, Kini Jadi Raja Rumah Makan Padang di Indonesia

1231
×

Lulusan SD Ini Nekat Merantau ke Ibukota Jadi Kernet hingga Tukang Cuci Piring, Kini Jadi Raja Rumah Makan Padang di Indonesia

Share this article
Bustamam pendiri RM Sederhana. (ist)
banner 468x60

Pada 1970, bersama istri dan anaknya, Bustaman memutuskan untuk mengadu nasib ke Jakarta. Di sana, ia ikut adik iparnya dan tinggal di daerah Matraman, Jakarta Pusat. Untuk permulaannya, ia memutuskan untuk berdagang rokok di pinggir jalan menggunakan gerobak.

Namun, masalah pun mulai menghampirinya. Di lingkungan barunya itu, ada keributan antara orang Minang dan preman setempat, hingga menyebabkan ia dan keluarga harus pindah ke daerah Pejompongan. Akibat dari kepindahannya, penghasilannya mulai turun drastis. Kondisi tersebut memaksanya untuk berpikir bagaimana caranya dapat penghasilan lebih.

BACA JUGA:  Fenomena ASN Live TikTok Saat Jam Kerja: Tantangan Penegakan Disiplin Digital di Pemkab Lingga

Akhirnya, ia terpikir untuk mengembangan usaha warung makan. Berbekal pengalaman kerjanya sebelumnya di warung makan, Bustamam pun memutuskan untuk menyewa lahan satu kali satu meter dengan harga Rp 3 ribu untuk membangun warungnya itu.

Meski pada awalnya tidak bisa masak, Bustamam mencoba untuk belajar. Tak hanya masalah kemampuan memasak, ternyata setelah dijalani omzetnya sangat jauh di bawah modal yang dikeluarkan. Sialnya lagi, hasil dagangan malah dibawa lari oleh pembantu barunya.

BACA JUGA:  Inflasi Kepri Tembus 3,92%, Lampaui Nasional: Ini Daftar Harga Kebutuhan yang Meroket

Belajar dari kegagalan pertamanya itu, Bustamam tak putus asa dan terus konsisten berusaha mendirikan kembali rumah makannya. Dia pun mencari tukang masak yang bisa dipercaya. Di sinilah titik balik hidupnya. Jualannya laku keras dan diminati banyak orang.