Gudangberita.co.id, Batam — Gelombang ujian bertubi-tubi tengah melanda Kota Batam. Belum sepenuhnya warga bernapas lega usai pemadaman listrik meluas yang sempat melumpuhkan berbagai sektor aktivitas masyarakat serta krisis pasokan air bersih di sejumlah titik, kini gumpalan asap jerebu akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti langit kota industri ini.
Menanggapi himpitan persoalan pelayanan publik dan gangguan lingkungan yang menguji kesabaran warga tersebut, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri Kota Batam, Dato’ Wira Setia Utama H. Raja Muhamad Amin Ibni Raja Haji Muhammad, menyampaikan seruan menyejukkan.
Tokoh adat Melayu ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak larut dalam kegelisahan apalagi saling menyalahkan, melainkan merawat negeri dengan akal budi dan kebijaksanaan.
“Mari kita jaga Batam kita agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Apa pun keadaan yang kita hadapi, jangan sampai menghilangkan rasa persaudaraan, kesantunan, dan kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat kita,” pesan Raja Muhamad Amin.
Raja Muhamad Amin memahami betul gejolak dan keresahan yang dirasakan warga di tengah krisis yang terjadi. Namun, ia mengingatkan pentingnya kedewasaan dan kejenihan berpikir dalam merespons situasi sulit. Menurutnya, kegelisahan hendaknya disikapi dengan semangat mencari jalan keluar, bukan memperuncing keadaan.














