BatamPeristiwa

Hasil Autopsi Bripda NS Melibatkan Ahli RSCM, Polda Kepri Cari Bukti Ilmiah Kekerasan

158
×

Hasil Autopsi Bripda NS Melibatkan Ahli RSCM, Polda Kepri Cari Bukti Ilmiah Kekerasan

Share this article
Irjen Pol. Asep Safrudin di RS Bhayangkara Batam.
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin memberikan keterangan di RS Bhayangkara Batam, Selasa (14/4/2026).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Penyidikan kasus kematian Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau (Kepri), Bripda NS, memasuki babak baru yang lebih mendalam.

Tidak sekadar mengandalkan keterangan saksi, Polda Kepri secara resmi melibatkan pakar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) untuk mencari bukti ilmiah terkait dugaan kekerasan yang dialami korban.

BACA JUGA:  Tega Rampas HP Anak 6 Tahun di Kawasan Top 100 Sagulung, Dua Pemuda Diringkus Tim URC

Langkah strategis ini diambil langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, guna memastikan bahwa setiap temuan pada tubuh korban dapat dipertanggungjawabkan secara medis di persidangan nantinya.

Tim forensik eksternal ini bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia untuk membedah penyebab pasti kematian yang terjadi pada Selasa dini hari (14/4/2026) tersebut.

BACA JUGA:  Bertahun-tahun Cuma Dimodali SK Wali Kota, 37 Kampung Tua di Batam Akhirnya Mau Diperjuangkan Jadi Perda

“Kami ingin memperoleh hasil pemeriksaan yang ilmiah, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini adalah bentuk keterbukaan kami kepada publik sekaligus komitmen bahwa tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Irjen Pol. Asep Safrudin di RS Bhayangkara Batam.

Mencari Jejak Kekerasan Lewat Scientific Crime Investigation

Keterlibatan ahli forensik kaliber nasional dari RSCM ini bertujuan untuk memetakan secara presisi luka atau trauma yang dialami Bripda NS sebelum menghembuskan napas terakhir.