BatamPeristiwa

Hasil Autopsi Bripda NS Melibatkan Ahli RSCM, Polda Kepri Cari Bukti Ilmiah Kekerasan

125
×

Hasil Autopsi Bripda NS Melibatkan Ahli RSCM, Polda Kepri Cari Bukti Ilmiah Kekerasan

Share this article
Irjen Pol. Asep Safrudin di RS Bhayangkara Batam.
Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin memberikan keterangan di RS Bhayangkara Batam, Selasa (14/4/2026).
banner 468x60

Bukti ilmiah ini akan menjadi instrumen kunci bagi Ditreskrimum Polda Kepri untuk mengunci jeratan pidana terhadap satu terduga pelaku utama yang kini telah diamankan.

Sejauh ini, polisi telah mengantongi indikasi adanya kekerasan fisik. Namun, dengan metode scientific crime investigation, penyidik berharap dapat menentukan secara pasti apakah ada keterkaitan langsung antara tindakan fisik yang dilakukan oknum anggota dengan kegagalan fungsi organ yang menyebabkan kematian korban.

BACA JUGA:  Dievakuasi SAR: Penumpang KMP Sembilang Rute Batam-Tungkal Tak Sadarkan Diri di Perairan Karas, Namun tak Terselamatkan

Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol. Eddwi Kurniyanto, menyatakan bahwa selain aspek pidana yang didukung data forensik, pihaknya juga terus memeriksa tiga anggota lainnya yang berada di lokasi kejadian.

Data ilmiah dari tim RSCM nantinya akan disinkronkan dengan keterangan para saksi untuk melihat konsistensi fakta di lapangan.

Polda Kepri menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelanggaran hukum di internal mereka. Jika bukti ilmiah mengonfirmasi adanya penganiayaan, sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dipastikan akan menyertai proses pidana yang sedang berjalan.

BACA JUGA:  Satgas TPPO Kepri Kawal Ketat Pemulangan 150 PMI Deportasi Malaysia: Pastikan Fisik dan Psikis Stabil

Saat ini, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah seluruh rangkaian pengambilan sampel forensik selesai dilakukan.