Gudangberita.co.id, Natuna – Kabar gembira bagi masyarakat Natuna yang selama ini mengeluhkan tingginya harga telur akibat ketergantungan pasokan dari luar daerah. Pemerintah Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan, resmi mengusulkan pembangunan pabrik pullet (ayam petelur) dan ayam pedaging skala besar di wilayah Binjai.
Langkah strategis ini diprediksi akan menjadi titik balik kemandirian pangan Natuna, sekaligus potensi besar untuk menurunkan harga telur di pasar lokal secara signifikan.
Dalam agenda Safari Ramadan di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Minggu (1/3), Bupati Cen mengungkapkan bahwa Pemkab Natuna tidak main-main dalam urusan perut rakyat. Lahan seluas 10 hektare di Padang Angus, Binjai, telah disiapkan untuk disulap menjadi pusat produksi unggas modern.
Rencana fasilitas yang akan dibangun meliputi:
5 Unit Kandang Modern: Kapasitas total mencapai 100.000 ekor pullet.
Cold Storage Raksasa: Kapasitas 100 ton untuk menjaga kesegaran stok.
Rumah Potong Hewan (RPH) Unggas: Menjamin distribusi daging ayam yang higienis dan halal.
Selama ini, harga telur di Natuna sangat fluktuatif karena sangat bergantung pada jadwal kapal dan biaya logistik dari luar daerah. Dengan adanya pabrik lokal, rantai distribusi yang panjang dan mahal tersebut dapat dipangkas habis.













