Gudangberita.co.id, Natuna – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna tengah menghadapi krisis oksigen yang mengkhawatirkan. Gangguan teknis pada mesin produksi oksigen central sejak beberapa hari terakhir menyebabkan keterbatasan pasokan, terutama bagi pasien rawat jalan yang membutuhkan terapi oksigen.
Menurut penjelasan pihak rumah sakit, pasokan oksigen untuk pasien rawat inap dan IGD masih dapat dipenuhi. Namun, untuk pasien rawat jalan, pelayanan menjadi terganggu sehingga mereka harus dirawat inap sementara jika membutuhkan oksigen tambahan.
“Kondisi ini tentu sangat darurat. Mesin oksigen hanya bisa beroperasi 24 jam, lalu harus dimatikan selama 24 jam untuk menghindari overheat,” ujar M. Erimudin, Sekretaris Komisi I DPRD Natuna, Senin (9/6/2025).
Eri mendesak pihak manajemen RSUD Natuna agar segera melakukan perbaikan teknis terhadap sistem oksigen central rumah sakit. Ia menekankan bahwa ketersediaan oksigen adalah kebutuhan medis yang tidak bisa ditunda.
“Jika dipaksakan terus beroperasi tanpa perbaikan, mesin bisa rusak total. Ini membahayakan nyawa pasien,” tegasnya.
Situasi ini memicu kecemasan di kalangan masyarakat, terutama keluarga pasien yang sedang menjalani pengobatan. Banyak yang khawatir kondisi darurat ini akan memicu lonjakan pasien inap dan memperburuk layanan rumah sakit secara umum.












