BatamBreaking NewsKriminalZona Headline

Duh, Kota Batam Jadi Surga Penadah Kabel Optik Curian dari Daerah Lain

219
×

Duh, Kota Batam Jadi Surga Penadah Kabel Optik Curian dari Daerah Lain

Share this article
Kabel optik curian. (Foto: Ilustrasi)
banner 468x60

Batam – Ternyata Batam selama ini menjadi lokasi penadahan kabel optik curian dari sejumlah lokasi yang ada di Indonesia.

Hal ini terungkap saat Polresta Banda Aceh menangkap dua pelaku pencurian kabel optik bernilai ratusan juta rupiah, pada Jumat (12/5/2023) lalu.

Kabel optik yang dicuri itu enam gulungan besar (haspel) dengan panjang sekitar 18 ribu meter. Harganya ditaksir Rp300 juta.

BACA JUGA:  Petani di Setokok Batam Tewas Tersambar Petir Saat Berkebun, Satu Korban Luka Berat

Baca juga: Pencari Kos-kosan di Batam Lihat Darah Mengalir Keluar Pintu, Ternyata Mayat Bule

Dari keterangan pelaku, kabel-kabel itu diketahui hendak dikirim ke Batam setelah adanya calon pembeli di sana. Bahkan, penadah juga telah membayarkan uang muka kepada pelaku senilai Rp32 juta.

“Jadi satu truk digunakan untuk mencuri kabel, sementara satu truk lagi (milik jasa pengiriman barang/kargo) digunakan untuk mengangkut dan mengirim kabel ke Batam,” jelas Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadhillah Aditya Pratama, Sabtu (13/5/2023).

BACA JUGA:  Banyak PR, Amsakar Achmad Sebut Persoalan Batam Tak Bisa Selesai Instan

Kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banda Aceh guna diproses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Mahalnya Tiket PP Batam-Natuna, Setara Tiket Jakarta-Jeddah

Kedua pencuri yang ditangkap berinisial JA (36 tahun), warga asal Kecamatan Krueng Sabee Aceh Jaya, serta HS (39 tahun), warga Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh.

BACA JUGA:  Antara Tato dan Hijab: Menyingkap Sisi Lembut Diana di Balik Hiruk Pikuk Dunia Malam

Kasat Reskrim mengatakan, kedua pelaku mencuri kabel optik tersebut di sebuah rumah di kawasan Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

“Kabel ini milik PT Citra Tel. Dua bulan terakhir, sengaja disimpan di halaman rumah JA, mantan pegawai perusahaan itu,” terangnya.