BatamPeristiwaZona Headline

Drama 4 Jam di Tower Tembesi: Maling Kabel Nyaris Dihakimi Massa, Berhasil Dibujuk Brimob Usai Kencingi Warga

169
×

Drama 4 Jam di Tower Tembesi: Maling Kabel Nyaris Dihakimi Massa, Berhasil Dibujuk Brimob Usai Kencingi Warga

Share this article
Proses-evakuasi-maling-kabel-tower-Tembesi-Batam-oleh-Brimob
Proses evakuasi maling kabel tower Tembesi Batam oleh Brimob dan Damkar.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Aksi nekat seorang pria yang memanjat tower telekomunikasi di depan Top 100 Tembesi, Batuaji, Rabu (25/2/2026), berakhir setelah drama evakuasi selama empat jam.

Pria yang awalnya diduga hendak bunuh diri tersebut ternyata adalah pencuri kabel yang terjebak ketakutan karena kepungan massa.

Baca juga: Dikira Mau Bunuh Diri, Pria di Atas Tower Tembesi Ternyata Maling Kabel yang Terjebak

BACA JUGA:  Bupati Natuna Tunjuk Nico Lukmana Jadi Plh Camat Pulau Tiga Barat, Gantikan Junaidi yang Terseret Dugaan Perbuatan Asusila

Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang melakukan upaya awal sempat kesulitan membujuk pelaku. Pria berperawakan kurus dengan baju biru lusuh dan celana pendek merah itu akhirnya luluh setelah personel SAR Satbrimob Polda Kepri, Bharatu Rinaldi, naik ke ketinggian untuk bernegosiasi.

Dalam video yang beredar, suasana haru sekaligus tegang menyelimuti proses turunnya pelaku dari tower milik provider Smartfren tersebut. Bharatu Rinaldi terdengar menggunakan pendekatan persuasif untuk menenangkan pelaku yang tampak trauma.

BACA JUGA:  Maling Kabel Tower Tembesi Kencingi Warga Sebelum Terjebak 4 Jam di Ketinggian 100 Meter

“Bang, oke ya kita turun sama-sama. Terompa (sandal) abang semuanya sudah aku siapkan. Tidak usah berbuat yang aneh-aneh bang,” ujar anggota Brimob tersebut dalam rekaman video evakuasi.

Pelaku yang terlihat lemas hanya menyahut singkat. “Tidak aneh-aneh,” ucapnya, sembari mengaku bahwa alasan utamanya memanjat hingga ketinggian 100 meter adalah karena takut dihakimi massa yang sudah menyemut di bawah.