Sistem Keuangan: Stabilitas fiskal daerah yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menyebut bahwa capaian ini adalah validasi atas sinergi lintas sektor yang telah dibangun selama setahun terakhir.
“Alhamdulillah, capaian IDSD 4,17 ini menjadi bukti bahwa Tanjungpinang terus bergerak ke arah positif. Ini hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah untuk menciptakan fondasi pembangunan yang kuat,” ujar Teguh, Rabu (25/02/2026).
Salah satu alasan kuat mengapa Tanjungpinang dianggap kian ramah investasi adalah keseriusannya dalam memperkuat layanan publik berbasis digital.
Saat kota lain mungkin terjebak dalam kompleksitas birokrasi lama, Tanjungpinang melakukan akselerasi pada transformasi digital guna menciptakan iklim investasi dan ekonomi kreatif yang lebih terbuka.
“Skor tinggi ini menunjukkan daerah memiliki fondasi pembangunan yang adaptif. Ke depan, ini menjadi tantangan bagi kami untuk memastikan capaian ini benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan menarik lebih banyak investasi,” tambah Teguh.
Batam Tergeser, Tanjungpinang Jadi ‘Role Model’ Baru
Jatuhnya takhta Batam dalam indeks daya saing ini menjadi alarm bagi daerah lain. Tanjungpinang kini tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai “kota administratif” belaka, melainkan pusat pertumbuhan baru yang inovatif dan inklusif.













