Dengan alokasi awal Rp1,094 triliun untuk Program Dukungan Manajemen dan Rp1,343 triliun untuk Pengembangan Kawasan, publik kini menanti apakah pengalihan anggaran sebesar Rp131,26 miliar ini benar-benar mampu menuntaskan masalah krisis air dan jalan di Batam, atau justru proyek infrastruktur tersebut terancam macet jika realisasi PNBP hilir mudik tidak mencapai target di akhir tahun.
Batam Dikepung Masalah Klasik, Anggaran Rutin Rp131 Miliar Dialihkan untuk Air dan Jalan







