Ape KesahNatuna

Kepergok Istri Bermesraan dengan Pembantu di Rumah, Moral Oknum Camat di Natuna Dipertanyakan

555
×

Kepergok Istri Bermesraan dengan Pembantu di Rumah, Moral Oknum Camat di Natuna Dipertanyakan

Share this article
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Dugaan perkara asusila yang menyeret nama Camat Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Jd, tidak hanya memantik perdebatan hukum, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius terkait moral dan etika pejabat publik. 

Terlepas dari perdebatan usia korban dan proses hukum yang masih berjalan, fakta adanya relasi personal tidak pantas antara pejabat dan pembantu rumah tangga di kediamannya sendiri menjadi sorotan publik.

BACA JUGA:  14 Tahun Bertahan di Peringkat 2 Termahal, Kapan Biaya Konstruksi Natuna Bisa Turun?

Dalam keterangan yang disampaikan istri sah Jd, berinisial LL, kepada salah satu media lokal, terungkap bahwa dirinya memergoki langsung Jd sedang bermesraan dan bercanda berduaan dengan MS di dalam kamar pada dini hari. Peristiwa itu terjadi di rumah tempat MS tinggal dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Pengakuan tersebut, meski dimaksudkan sebagai bantahan atas tudingan pencabulan anak, justru membuka dimensi lain yang tak kalah krusial, yakni soal kepatutan perilaku seorang pejabat publik di ruang privat yang berdampak pada ruang publik.

BACA JUGA:  Kasus Korupsi Mangrove Natuna: Penasihat Hukum Sebut Tersangka Tak Nikmati Uang, Hanya 'Korban' Administrasi

Sebagai camat, Jd memegang jabatan strategis yang melekat dengan kepercayaan publik. Etika aparatur sipil negara menuntut pejabat menjaga perilaku, baik di dalam maupun di luar kedinasan, terlebih dalam relasi dengan pihak yang berada dalam posisi subordinat.