Mahadi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberadaan kedua lembaga tersebut demi mengembalikan kejayaan Kepri di tingkat nasional dan internasional. Apalagi mengingat Kepri pernah meraih gelar juara umum MTQ Nasional dan beberapa qari’ dan qari’ah asal Kepri juga berprestasi di tingkat internasional.
Namun, Mahadi juga mengingatkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, prestasi Kepri mengalami penurunan. Oleh karena itu, diperlukan kekompakan dan langkah-langkah intensif dalam membina generasi Qur’ani di daerah ini.

“Kita perlu bersama-sama memperjuangkan prestasi ini, menyusun kekompakan tim dalam membina, melatih anak-anak lebih intensif dan menjunjung tinggi kejujuran dalam penilaian prestasi, ” tegas Mahadi.
Acara penutupan MTQ kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dari berbagai kategori tilawah yang dibagi berdasarkan tingkat usia. Untuk MTQ ini, berhasil keluar sebagai juara umum adalah kafilah tuan rumah Desa Nyiur Permai. (*)













